SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
-Paulo Coelho- Aleph
Jun 17th, 2016 by normaanggraeni

14658592651931425788310

           Today is a chance

           Tomorrow is a hope

           Take your chance

           Never ending hope

Jenis Tajuk Subjek
Jun 16th, 2016 by normaanggraeni

a. Tajuk utama

  1. Tajuk kata benda tunggal
  2. Tajuk ajektif
  3. Tajuk gabungan
  4. Tajuk frasa
  5. Tajuk yang dibalik

B. Tajuk tambahan

  1. Subdivisi menurut bentuk
  2. Sundivisi menurut letal geografis
  3. Nama-nama geografis dijadikan subjek
  4. Subdividi menurut waktu.
  5. Subdivisi menurut topik

Cara Menentukan Tajuk Subjek
Jun 16th, 2016 by normaanggraeni

  1. Judul buku. Tidak selalu mencerminkan isi yang dibahasnya, bahkan terkadang membingungkan.

  2. Kata pengantar sebuah buku dapat memberikan petunjuk.

  3. Daftar isi sebuah buku merupakan petunjuk yang dapat dipercaya tentang subyek buku tersebut, karena memuat secara terperinci tentang pokok bahasan per bab, serta sub bab.

  4. Bibliografi atau sumber yang dipakai sebagai acuan untuk menyusun buku dapat memberikan petunjuk tentang subyek suatu buku.

  5. Pendahuluan suatu buku biasanya memberikan informasi tentang sudut pandang pengarang tentang subyek, dan ruang lingkup pembahasan.6.

  6. Membaca teks buku secara keseluruhan atau sebagian.

Rumus Penting Klasifikasi
Jun 14th, 2016 by normaanggraeni

Rumus T1 (Tabel 1) Subdivisi Standar

BN+SS (Perintah/Petunjuk)

-Perintah penambahan SS “1-9”

-Perintah penambahan SS “01-09”

-Perintah penambahan SS “001-009”

Read the rest of this entry »

Internet Sebagai Perpustakaan Virtual
Jun 7th, 2016 by normaanggraeni

Perlu kawan-kawan ketahui, bahwa mencari informasi itu perlu yang namanya teknik khusus bagaimana mengelola sumber daya informasi supaya terlihat berkesan di hati pegguna perpustakaan. Yang perlu kawan tahu :

a. Struktur indeks dan katalog, fungsi indeks hanya sebagai alat bantu dalam mencari kata kunci untuk menelusuri informasi. Sedangkan, katalog berfungsi mempermudah temu balik informasi (retrieving system).

b. Search engine (mesin pencari). Mesin informasi ini, memiliki banyak keunggulan. Terkait dengan perpustakaan virtual. Keunggulan utama dari search engine yaitu sebagai alat bantu penelusuran informasi dengan praktis dan efektif.

c. Katalog online. Sudah tidak asing di kita. Katalog online bentuknya seperti komputer biasa atau OPAC (Online Public Access Catalogue). Pada katalog sering dilengkapi dengan keterangan subjek dari buku maupun dokumen. Dan biasanya terdapat katalog tambahan meliputi, entri pengarang, judul, subjek.

Beruntung banget kawan, kita terbantu dengan adanya “intelligent indexing” atau indeks cerdas. Indeks cerdas dimaksud yaitu search engine tersedia di situs-situs internet. 😊😊😊😊 Read the rest of this entry »

Ketahanan Nasional
Jun 3rd, 2016 by normaanggraeni

TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
MATERI : KETAHANAN NASIONAL (TANNAS)
PERTANYAAN :
1. Geostrategi adalah pelaksanaan program pembangunan pemerintahan dalam menentukan tujuan dan sarana serta cara penggunaan sarana tersebut, demi tercapainya tujuan nasional dengan memanfaatkan kondisi geografis negara. Pertanyaannya, apakah geostrategis sangat berhubungan dengan geopolitik? Jika jawabannya sangat berhubungan, berikan alasannya mengapa bisa demikian?
2. Pada tahun 2007 yang lalu, Malaysia sudah tujuh kali membuat marah sebagian besar masyarakat Indonesia. Negara yang mengusung slogan “Truly Asia“ itu telah berulang kali mengklaim kebudayaan Indonesia sebagai miliknya. Pertama, klaim terhadap kesenian reog ponorogo pada November 2007. Setelah reog, berikutnya Malaysia mengklaim lagu daerah asal Maluku, Rasa Sayange pada Desember 2008. Tari pendet dari Bali juga sempat diklaim pada Agustus 2009 lewat iklan pariwisata Malaysia Truly Asia. Selanjutnya, pada 2009 kerajinan batik diklaim, tapi masalah ini selesai karena UNESCO mengakui batik Indonesia. Pada Maret 2010, Malaysia mengklaim alat musik angklung. Dan yang terakhir adalah klaim tari tortor dan alat musik gordang sambilan dari Mandailing. Pertanyaannya, dari fenomena tersebut menurut anda termasuk ancaman, tantangan, hambatan, atau gangguan? Menurut pendapat anda, apa yang akan terjadi apabila Malaysia terus mengklaim kebudayaan tradisional dan disaat itu Indonesia tidak memperhatikan pentingnya ketahanan nasional dan bersikap abai dalam melindungi kebudayaan tradisional? Seharusnya, upaya apa yang perlu dilakukan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kebudayaan tradisional bangsa Indonesia?
3. Buatlah contoh konkret ketahanan nasional di bidang transportasi! Kemudian, carilah latar belakang atau penyebabnya dari contoh konkret tersebut! Dan mengapa pariwisata kita saat ini perlu terus berbenah?
4. Bagaimana sejarah keberadaan ketahanan nasional bangsa Indonesia? Dan tunjukkan bahwa latar belakang ketahanan suatu bangsa itu ada!
5. Ketahanan suatu bangsa memang sangat diperlukan. Berikan penjelasan apa perlunya dan sebenarnya apa hakikat ketahanan n

Read the rest of this entry »

Cara Mengelola Perpustakaan Agar Lebih Menarik
Apr 11th, 2016 by normaanggraeni

Minat baca menjadi akar permasalahan yang sering diperdebatkan tiap tahunnya. Permasalahan ini berawal sejak penjajahan Belanda dahulu kala. Dulunya, masyarakat Indonesia dipaksa untuk kerja rodi sampai mengalami kematian yang tak berujung. Bagaimana akhir hidupnya pun tak ada yang tau pasti ? Kini, kami hanya bisa mengetahui pasti riwayat hidupnya saja. Tahun 1980 (kalau saya tidak salah), perpustakaan Indonesia yang sekarang bernama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia itu ternyata memiliki cerita yang sangat panjang. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dulunya itu dinamakan Bataviaasch Genootschap pada 24 April 1778. Namun, di era yang serba maju dan menuntut hidup praktis. Sudah terlihat jarang sekali orang-orang berbondong-bondong masuk ke perpustakaan mencari sebuah buku hanya untuk mendapatkan buku yang dicari-carinya. Dulu semua orang di bumi pertiwi Indonesia ini masih suka pergi berkelana mengunjungi perpustakaan. Sekarang zamannya berganti keadaan, orang-orang lebih condong gaya hidupnya ke barat-baratan begitu. Lebih suka nongkrong di kafe berbintang dua, tiga , lima, sampai hingga bintang seratus mungkin daripada duduk nyaman di sofa sambil membaca buku kesayangan. Sekarang, lebih enakan mana ? Nongkrong atau baca ? Dengan semakin banyak membaca kita jadi tau segalanya yang ada -tiada maupun tersembunyi-terang-terangan. Semua infomasi yang dibutuhkan itu tersimpan dalam buku tersusun rapi di jajaran rak-rak besar dihasilkan dari terbitan dari karya pena orang biasa, sastrawan, hingga para penyair.  Seperti sebuah teori bahwa jika teknologi semakin modern, maka gaya hidup semakin meninggalkan jauh dari budaya tradisional. Memang, dari segi gaya hidup masyarakat Indonesia sudah semakin maju, itu bisa dilihat dari cara mereka berbusana. tapi, minat bacanya masih rendah. Minat baca masyarakat di Indonesia yang rendah diakibatkan karena perpustakaan belum menyentuh ke aspek-aspek yang cakupannya lebih meluas.

Read the rest of this entry »

Tajuk Subjek dan Tesaurus
Apr 11th, 2016 by normaanggraeni

Tajuk Subjek adalah suatu tajuk yang dalam penggunaannya digunakan untuk menentukan tema atau pokok bahasan apa yang dibahas pada buku yang dituju.

Tesaurus adalah suatu alat yang keg

Read the rest of this entry »

Literasi Informasi di Indonesia
Mar 23rd, 2016 by normaanggraeni

Taukah kamu apa itu literasi informasi?

Menjelang menghadapi tahun 2016, masyarakat ASEAN termasuk Indonesia akan menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Untuk itu, di Indonesia sendiri masih dominan masyarakat kelas menengah ke bawah. Menurut Survei lapangan, kondisi masyarakat Indonesia sendiri masih ada saja yang kesulitan pangan , sumber daya manusia kurang berpotensi, serta sumber daya alam yang semakin berkurang. Melihat begitu memprihatinkannya kondisi yang sedang dialami masyarakat Indonesia saat ini dan untuk menghadapinya dibutuhkan upaya yang keras untuk memulihkan keadaan untuk menjadi yang lebih baik. Selain itu juga, menurut penelitian lapangan menyatakan bahwa hampir separuh dari penduduk Indonesia masih hidup dengan tingkat kesejahteraan yang relatif rendah. Hal ini pula diperkuat oleh faktor internal dan faktor eksternal yang mampu memberikan efek jangka panjang bagi Masyarakat Indonesia khususnya. Jika ditelusuri lebih jauh, faktor  :request

COREL DRAW
Mar 2nd, 2016 by normaanggraeni

Corel draw adalah salah satu program ilustrasi berbasis grafik vektor yang dikembangkan oleh corel corporation.

Kelebihan corel draw

1. Penggunaan tool mudah dipahami

2. Sangat bagus dalam menggabungkan tulisan dengan gambar

3. Gambar yang dihasilkan vektor dapat ditekan pada tingkatan rendah

Kelemahan corel draw

Read the rest of this entry »

KEHUMASAN
Mar 2nd, 2016 by normaanggraeni

Humas merupakan bagian dari ilmu komunikasi yang mana menurut berbagai pakar dianggap lazim dan menjadi umum jika piar menjadi wakil dalam sebuah instansi serta memiliki tujuan membangun citra positif lembaga, menjadi manusia yang saling memberi pengertian, menghindari kesalahpahaman, mis understand dengan tujuan lain untuk menciptakan link (kerjasama dengan masyarakat lokal bahkan masyarakat mancanegara), menciptakan suatu image yang membuat orang lain tertarik dengan diri kita, menciptakan potret diri yang favourable dan mengubah persepsi orang lain dalam menilai sesuatu yang ada di dalam diri kita. :2thumbup

Teknis Kehumasan

1. Konferensi Pers adalah semacam sosialisasi mengenai aktivitas, berita,

produk dan jasa yang menyangkut masyarakat.

2. Pers Release adalah pertemuan dari berbagai sumber berita dengan

para wartawan guna mempublikasikan berita tersebut kepada khalayak

yang membutuhkan informasi.

3. Media Relations adalah komunikasi ya

Read the rest of this entry »

Peran Media Sosial Bagi Perpustakaan
Dec 14th, 2015 by normaanggraeni

 :nerd  :beer:  :iloveindonesia  :angel 1. Pengertian Media Sosial dan Perpustakaan

Media sosial merupakan suatu media online yang mendukung interaksi sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Dengan para penggunanya yang bisa ikut berpartisipasi dengan berbagi dan membuat isi yang berupa blog, jejaring sosial, dll. Yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Perpustakaan merupakan suatu gedung tempat menyimpan koleksi buku, biasanya diatur menurut penataan tatanan buku, selain itu juga digunakan mahasiswa untuk mencari referensi dalam menyusun skripsi, makalah, maupun tugas akhir serta untuk mencari informasi bagi kebutuhan pemustaka. Banyak ahli yang berpendapat mengenai hal itu, dari beberapa pendapat tersebut semua bisa dikatakan benar. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pun kata “pustaka” memang berarti “buku”.

2. Kaitan Antara Perpustakaan Dengan Media Sosial

Media sosial merupakan suatu media online yang mendukung interaksi sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Dengan para penggunanya yang bisa ikut berpartisipasi dengan berbagi dan membuat isi yang berupa blog, jejaring sosial, dll. Yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Seperti contohnya saja, seseorang yang menciptakan suatu blog (blogger) yang berisikan suatu materi dengan berbagai penjelasan yang meliputi contoh dan pemaparan secara jelas dan ringkas yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat luas dalam mempelajari dan mempraktekkannya. Contoh seperti itu dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam pengembangan kehidupan sehari-hari, namun selain dampak positif yang di dapatkan tentu ada dampak negatif yang di timbulkan seperti contohnya saja, plagiatisme yaitu mencopy atau mengambil seluruh bahan materi yang telah di buat tanpa izin dari sang penulis.

Media sosial juga memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk memberikan kontribusi atau feedback secara terbuka, seperti contohnya memberikan suatu kritik atau saran mengenai suatu blog yang sudah dibuat oleh blogger, agar kedepannya blog tersebut dapat dikembangkan menjadi blog yang lebih baik lagi. Dengan begitu blogger pun dapat mengetahui dimana letak kesalahan yang terdapat pada blog yang telah dibuat dan juga dapat berupa suatu tanggapan yang bersifat positif atau membangun untuk blogger.

Saat teknologi mulai berkembang pesat maka media sosial pun ikut berkembang agar dapat menyeimbangi dengan perkembangan teknologi masa kini. Seperti pada saat kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya bisa dilakukan secara cepat dengan menggunakan mobile phone. Dengan cepatnya seseorang dapat mengakses media sosial yang menyebabkan fenomena besar terhadap arus-arus informasi bukan saja hanya di negara-negara maju melainkan juga di Indonesia. Kecepatan yang dimiliki media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media masa konvensional dalam menyebarluaskan berita-berita kepada masyarakat luas.

Dengan berbagai pemaparan mengenai media sosial seperti yang telah di jelaskan diatas, maka dapat di kaitkan dengan perkembangan perpustakaan. Suatu perpustakaan dapat dikatakan berkembang apabila telah di fasilitasi oleh media sosial atau internet mengapa demikian? Di era seperti sekarang ini pemanfaatan media sosial telah dilakukan oleh beberapa perpustakaan dengan berbagai pertimbangan, komunikasi, interface (estetika), dan aksesnya memiliki keunggulan dibandingkan dengan menggunakan media konvensional. Contohnya saja Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang telah aktif menggunakan fasilitas media sosial di gedung perpustakaannya. Walaupun terdapat banyak keunggulan yang dimiliki oleh media sosial, namun terdapat beberapa unsur yang menjadikan media sosial menjadi tidak efektif, misalnya tidak semua mahasiswa/i yang menggunakan media sosial atau juga mungkin mereka tidak selalu aktif dalam penggunaan media sosial yang sehingga hal tersebut dapat membuat informasi yang awalnya info tentang kejadian terkini tidak lagi memiliki nilai. Di luar itu perpustakaan membutuhkan media sosial untuk semakin mengenalkan mengenai dunia perpustakaan dan khususnya terkait dengan pelayanan yang disamping fungsinya utamanya untuk berkomunikasi.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa antara media sosial dengan perpustakaan memiliki keterkaitan satu sama lain. Perpustakaan memerlukan media sosial sebagai fasilitas perkembangan di suatu perpustakaan yang dapat memberi efek kemajuan bagi perpustakaan itu sendiri. Dan media sosial pun dapat lebih terlihat manfaat positifnya bagi masyarakat luas.

3. Alasan Perpustakaan Memerlukan Media Sosial

     Di era ini, kondisi perpustakaan di Indonesia masih perlu pengembangan. Misalnya dalam hal pengadaan buku. Koleksi buku yang ada di perpustakaan masih belum banyak dan belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, makin hari pemustaka yang datang makin sedikit. Hal tersebut disebabkan karena pustakawan masih belum sepenuhnya mengenalkan perpustakaan dan bahan pustaka yang ada kepada masyarakat luas. Dengan adanya teknologi, pustakawan diuntungkan dengan keberadaan media sosial seperti facebook dan twitter sebagai fasilitas penunjang. Facebook dan twitter yang dekat dengan masyarakat dapat dimanfaatkan untuk

Read the rest of this entry »

Menilik Sekilas Perpustakaan NH
Dec 14th, 2015 by normaanggraeni

 Universitas Sebelas Maret adalah salah satu kampus paling favorit se-solo raya. Didirikan pada tanggal 11 maret 1976. Terkenal dengan sebutan Green campus, karena selalu mengedepankan konsep go green dalam menghijaukan kampus ini. Tidak heran, jika UNS memiliki banyak sarana dan prasarana yang menunjang proses pendidikan para mahasiswa dan untuk mencapai terwujudnya UNS ACTIVE. :kiss ACTIVE memiliki makna yang sama dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, UNS memiliki suasana yang kondusif, rindang, dan nyaman. Dengan kondisi tersebut, UNS telah mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai perintis kampus berwawasan lingkungan. Di sisi lain, ternyata UNS juga tidak melupakan kebutuhan rohani baik mahasiswa yang islam maupun non islam dan membangun sarana ibadah berupa gereja, pura, vihara, dan masjid. Dengan keberadaan Masjid Nur

Read the rest of this entry »

Apa Library 2.0, Itu ?
Dec 14th, 2015 by normaanggraeni

Bismillahirahmanirahim,
 
        Sebelumnya saya tidak tahu pengertian dari blogspot, bagaimana langkah-langkah dalam penggunaannya, dan cara mempublish atau mengirim sebuah artikel yang sedang dibuat. Dengan mencari tahu informasi tentang blogspot di internet maupun antar individu dengan individu yang lain. Saya jadi tahu menahu seluk beluk blogspot dari awal sampai akhirnya. Meskipun jujur saja, blog ini yang membuat bukan saya sendiri tapi teman SMA. Norma malu. Mungkin alasan itu karena kebaikan teman yang dengan kebaikannya itu sekarang saya jadi lebih mengerti.  :thumbup
 
      Setelah tahu, saya memulai mencoba hal baru dengan mempublish cerita pengalamanku yang membuatku termotivasi untuk lebih rajin menulis. Menurut saya pribadi, memang  blog ini bisa dibilang sudah tua. Pertama kalinya saya menulis itu kira-kira waktu kelas dua SMA. Karena waktu itu diberi tugas membuat blog. Singkat ceritanya begitu.  :ngakak
 
     Alhamdullilah, blog ini masih aktif sampai saat ini, bisa dibuktikan dengan adanya tugas TIK. Tugas ini, saya tulis dengan sederhana dan semampunya. Saya mengambil judul Peran Library 2.0 di Dunia Perpustakaan. Karena Library 2.0 dan perpustakaan memiliki hubungan yang erat. Dengan tulisan yang sangat singkat ini, semoga pembaca yang membaca tulisan saya bisa terinspirasi dan menjadikannya sebagai sumber inovasi untuk kedepannya. Bismillah, selamat membaca !
 
Sistem Otomasi Perpustakaan
Dec 14th, 2015 by normaanggraeni

Apa sih, sistem otomasi perpustakaan ?
Kamu harus tahu sistem apa saja yang dibutuhkan pustakawan dalam mengatur perpustakaan supaya lebih ideal dan modern.
Langsung saja ke intinya. Sistem otomasi perpustakaan adalah salah satu software yang beroperasi berdasarkan pangkalan data untuk mengotomasikan kegiatan perpustakaan yang dapat memudahkan akses maupun penggunaan perpustakaan. Menurut pandangan para ahli, perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang memiliki sistem integrasi yang baik, mulai dari pengadaan bahan pustaka sampai pengaksesan data berbasis web dengan menggunakan internet. Biasanya perpustakaan menggunakan model relational database. Perpustakaan yang baik memiliki dua pangkalan data, yaitu data buku dan data pemustaka. Saat terjadi proses peminjaman dan pengembalian dua pangkalan data tersebut akan saling terhubung apabila terjadi transaksi. Dua pangkalan data tersebut akan dipisahkan kedalam program yang dinamakan modul. Modul tersebut terdiri dari modul pengadaan, katalogisasi, sirkulasi, serial, dan OPAC (Online Public Access Catalog). Pada umumnya modul yang digunakan perpustakaan di Indonesia terdiri dari katalogisasi, sirkulasi, san OPAC. Jika ketiga modul tersebut sudah terintegrasi, maka istilah sistem otomasi perpustakaan disebut sistem perpustakaan terintegrasi. :rate
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa